Portal Berita

Berita Terkini

News

Dukung Ketahanan Pangan, Ditlantas Polda Banten Tanam Jagung di Darkum Polsek Kopo Polres Serang 4a

Serang – Polda Banten melalui Direktorat Lalu Lintas melaksanakan penanaman jagung di lahan ketahanan pangan seluas 10 hektar di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang pada Rabu (13/05).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, Сamat Коpo Muhammad Imadudin Mufti, Danramil 0602-21/Κορο Kapten Infantri Jaksoan Beay, serta Kepala Desa Ranca Sumur H. Ahmad Wahyudin.

 

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan kekuatan bangsa.

 

“Di tengah tantangan global dan kondisi ekonomi yang dinamis, seluruh elemen bangsa harus bersinergi untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh kepastian terhadap kebutuhan pokoknya,” ujarnya.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki memberikan apresiasi kepada Direktorat Lalu Lintas Polda Banten yang telah mempersiapkan dengan baik.

“Program ini menargetkan pengembangan lahan seluas 10 hektar, dengan tahap awal lahan siap tanam mencapai 3 hektar. Langkah ini harus terus dijaga keberlanjutannya agar mampu memberikan hasil yang optimal serta manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

 

Irjen Pol Hengki mengajak seluruh masyarakat untuk menanam jagung.

“Gemar lah menanam jagung, karena di Provinsi Banten kebutuhan jagung di industri sebanyak 4000 ton perhari untuk kebutuhan pangan ternak, Saya harap Provinsi Banten bisa memenuhi keperluan tersebut, guna mensejahterakan masyarakat dan petani Provinsi Banten,” ajaknya.

 

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki berharap melalui program ini terbangun semangat kolaborasi antara Polri, Pemerintah Daerah, Kelompok Tani, dan Seluruh Masyarakat.

 

“Melalui program ini, saya berharap terbangun semangat kolaborasi antara Polri, Pemerintah Daerah, Kelompok Tani, dan Seluruh Komponen Masyarakat, karena keberhasilan ketahanan pangan hanya dapat dicapai melalui kerja sama, gotong royong, dan kepedulian bersama,” tutupnya.

(Teh’ Nena).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *